Entri Populer

Tampilkan postingan dengan label gerakan literasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gerakan literasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 November 2016

Yuuuk Ikuti Festival Dongeng 2016




PEGIAT Literasi yang tergabung dalam Forum Taman Baca Masyarakat (FTBM) Banyumas bakal menggelar Festival Dongeng. Kegiatan yang berisi Lomba Mewarnai, Lomba Literasi, Outbond, dan Dongeng Anak ini akan diadakan pada hari Minggu, 27 November 2016 di Lapangan Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen, Banyumas.

Ketua FTBM Banyumas, Heru Kurniawan mengatakan, kegiatan dilakukan sebagai upaya menumbuhkan minat baca dan mengenalkan kebiasaan dongeng bagi anak-anak. Selain itu juga menjadi ajang berkegiatan para penggiat dan pengelola taman baca masyarakat (TBM) di Banyumas.

"Kegiatan diikuti oleh anggota taman baca serta masyarakat umum di Desa Kalisalak maupun pelajar di Banyumas," kata Heru di silaturahmi rutin yang diadakan di TBM An-Nafi, Desa Sirau, Kecamatan Kemranjen, Banyumas, Minggu (6/11) siang.

Secara teknis, kegiatan Festival Dongeng sesuai kesepakatan rapat Minggu siang adalah :
1. Lomba mewarnai untuk PAUD/TK
2. Lomba mewarnai untuk SD kelas 1 - 3
3. Lomba melengkapi gambar untuk kelas 4 - 6
4. Lomba outbound untuk kelas 4, 5, 6 SD dan SMP (kelompok 5 anak)
5. Lomba literasi untuk PAUD/TK, SD kelas 1 - 3, SD kelas 4 - 6.

"Kegiatan diadakan dalam rangka Hari Dongeng," tambahnya. Sebagai bentuk penghargaan, tiap kategori lomba diambil juara 1, 2, dan 3 serta mendapatkan piala dan piagam. Kegiatan terbuka bagi masyarakat umum atau pelajar. Biaya pendaftaran Rp 10.000 bagi non-anggota TBM. Sedangkan bagi anggota TBM Rp 5.000. Untuk pelajar di Kalisalak dapat kebijakan gratis.

"Kegiatan sederhana tapi mengena sasaran untuk mengenalkan dongeng serta menumbuhkan minat baca," tambah Soimah, TBM Bina Wacana, selaku tuan rumah acara. Nantinya, ada kegiatan mengasyikan karena akan diadakan outbond.

"Outbond dilaksanakan di lapangan dengan berbagai jenis permainan. Anak-anak pasti senang," ujarnya. Jenis outbondnya adalah kawat 'berlistrik', jaring laba - laba, estafet gembira, dan menangkap ikan. Panitia berencana mengundang Bunda PAUD Nasional, Ibu Erna Husein (Istri Bupati Banyumas) untuk hadir membuka acara.

Yuuuk..ikutan Festival Dongeng..(**)


Selasa, 18 Oktober 2016

TBM Bawor Partisipasi Dialog Interaktif di Satelit TV



MEMBACA itu penting karenanya perlu didorong kegiatan untuk menumbuhkan minat baca masyarakat. Banyak cara yang dapat dilakukan, diantaranya melalui gerakan kesukarelaan membaca mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar tempat tinggal. Dengan adanya ketersediaan bahan bacaan serta rangsangan untuk mau membaca, diharapkan minat baca masyarakat Indonesia, dan Banyumas pada khususnya dapat meningkat.

Demikian satu diantara poin yang mengemuka dalam talkshow 'Dialog Interaktif' Peringatan Hari Aksara yang disiarkan live di SatelitTV, Selasa (18/10) selama satu jam. Hadir sebagai pembicara adalah Fuad Zein Arifin (pustakawan Perpusarda Banyumas), Heru (pengiat Rumah Kreatif Wadas Kelir), perwakilan Dinas Pendidikan Banyumas, dan Hanan Wiyoko (pendiri TBM Bawor). Acara dimulai pukul 19.30 WIB hingga 21.30 WIB yang dipandu oleh host Obi Suharjono (Satelit TV).

"Dari hasil penelitian, diketahui minat baca masyarakat Indonesia sangat rendah. Yakni rata-rata 27 halaman buku dalam satu tahun. Posisi ini menempatkan posisi Indonesia diposisi kedua terendah," kata Zunianto Subekti, Pimpinan Redaksi Satelit TV memantik diskusi sebelum acara dimulai.

Kondisi ini ditanggapi seragam oleh para pembicara yang menyatakan keprihatinannya.Rendahnya minat baca dalam diskusi tersebut diantaranya karena faktor minimnya ketersediaan bahan bacaan, masyarakat kesulitan mengakses bahana bacaan, harga buku yang mahal, sarana dan prasana perpustakaan yang kurang memadai, serta kurangnya dorongan gerakan literasi di masyarakat.

"Masyarakat perlu dirangsang kegiatan untuk menumbuhkan minat baca. Kehadiran relawan gerakan literasi perlu diperhatikan agar gerakan taman baca masyarakat bisa berkembang," kata Hanan Wiyoko. Perkiraan jumlah TBM di Banyumas saat ini lebih dari 100 lokasi. Rencananya Forum TBM Banyumas akan menggelar pertemuan dan pelatihan mengelola administrasi TBM pada 20 Oktober mendatang di Perpusarda Banyumas.

Di awal diskusi, masing-masing pembicara mempresentasikan upaya yang sudah dilakukan untuk mendorong minat baca. Dari Perpusarda Banyumas menjelaskan adanya kegiatan perpustakaan keliling ke desa-desa, layanan program Silang Terpadu, serta peminjaman koleksi buku. Adapun dari Dinas Pendidikan Banyumas menjelaskan adanya peningkatan sarana dan prasarana pembuatan gedung perpustakaan serta masyarakat bisa menjalin MoU dengan perpustakaan sekolah untuk meminjam buku. Kemudian dari Rumah Kreatif Wadas Kelir dan TBM Bawor menjelaskan kegiatan yang dilakukan serta tantangan menggerakan kegiatan menumbuhkan minat baca.

Saat diskusi, Fuad Zein mengapresiasi terbentuknya TBM Bawor yang tumbuh dari masyarakat serta bentuk kegiatan riil gerakan literasi.

"Meski menggunakan meja pingpong dan sarana yang terbatas namun bisa menumbuhkan semangat masyarakat untuk mau membaca," kata Fuad Zein setelah mendengarkan sekilas paparan TBM Bawor.
Tak terasa satu jam pun bergulir. Di penghujung diskusi, ada pemirsa yang melakukan interaksi dengan menelpon ke redaksi Satelit TV. Sebagai penutup, masing-masing pembicara diminta membuat kesimpulan singkat. Intinya, disepakati bahwa membaca itu penting sehingga gerakan literasi perlu ditumbuhkembangkan di tengah masyarakat.

Bisa membaca itu penting, tapi lebih penting itu punya minat baca.

Terima kasih kepada SatelitTV yang telah mengundang kami, TBM Bawor untuk bisa berpartisipasi. (**) 

Minggu, 09 Oktober 2016

TBM Bawor Terima Ratusan Judul Buku



Bantuan dari Gramedia Yogyakarta


KAMPUNG 57, BANCARKEMBAR - Sungguh senang dan bahagia rasanya. Kami menerima bantuan dua koli buku dari PT Gramedia Asri Media, Yogyakarta. Kalau ditimbang, berat buku dua koli atau dua kardus besar ini mencapai 60 kilogram..wooow beratnyaaah!

Bantuan ini diserahterimakan pada Sabtu, 8 Oktober 2016 di gudang Gramedia daerah Tajem, Yogyakarta. Buku secara simbolis diberikan dari pimpinan toko buku Gramedia Sudirman, Kotabaru, Yogyakarta Bapak Triguntoro kepada Hanan Wiyoko, pengarah TBM Bawor sekaligus Ketua RT 05 RW 07 Kelurahan Bancarkembar, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas (lokasi TBM Bawor).

"Kami mendonasikan dua koli buku kepada sekitar 20 taman baca dan instansi," kata Triguntoro usai menyerahkan buku. Penyerahan buku yang dilakukan sekitar pukul 12.10 WIB juga disaksikan Manajer Promosi PT Gramedia Asri Media Yogyakarya, Bapak Putro, dan pimpinan toko buku Gramedia Sudirman Bapak Yoto. Kami sempat berfoto bersama usai penyerahan buku.

"Terima kasih kepada Gramedia. Buku ini sangat bermanfaat. Semoga bisa mendukung gerakan literasi yang sedang kami bangun," kata Hanan Wiyoko.

Kemarin, para penerima donasi diberi kesempatan untuk memilih buku secara langsung di gudang Gramedia. Saya ditemani Slamet Prihantono (Mame), kawan saya di SMA N Banyumas yang saat ini bekerja di Yogyakarta. Sesi pemilihan berlangsung 'njlimet' karena kami harus memilih buku yang berserakan begitu banyaknya di rak-rak buku di dalam gudang.

Terima kasih Gramedia
Senang bisa bekerjasama mendorong gerakan literasi di Indonesia. (hwo)

Jumat, 07 Oktober 2016

Ketika Pingpongan Jadi Taman Baca

Taman Baca Masyarakat (TBM) Bawor Gugah Kemauan Belajar


KAMPUNG 57,BANCARKEMBAR - Pingpongan biasanya ya buat olahraga tenis meja. Tapi hal ini tak sepenuhnya berlaku di kampung 57 (baca: RT 5 RW 7). Di tempat kami, persisnya di Gang Pancawarna, lapangan pingpong yang berwarna hijau itu diubah menjadi meja besar. Net kami lepas, bet kami simpan. Meja ukuran 2 meter itu kami fungsikan untuk menggelar ratusan judul bahan bacaan.

Ya..karena keterbatasan sarana, meja pingpong dijadikan lokasi taman baca masyarakat. Meski sederhana, di lokasi ini ramai didatangi warga, khususnya ketika sore. Saat koleksi buku digelar, anak-anak dan kelompok ibu rumah tangga berdatangan untuk memilih buku.

TBM Bawor didirikan awal September 2016 lalu oleh Ketua RT 05 RW 07 Bancarkembar, Hanan Wiyoko. Tujuannya untuk mendorong semangat membaca sejak dini bagi kelompok anak-anak serta menambah wawasan dan mengisi waktu luang bagi ibu rumah tangga. Koleksi buku dikumpulkan dengan membagi proposal serta Gerakan Donasi Satu Rumah Satu Buku.

Yuuuk mari membaca. (hwo)